|

Italia Teror Hadapi Prancis Asuhan Zinedine Zidane

Roberto Mancini memimpin latihan Timnas Italia jelang laga melawan Prancis di Stade de France

Roberto Mancini memimpin latihan Timnas Italia jelang laga melawan Prancis di Stade de France

Timnas Italia merasa tertekan menjelang laga melawan Timnas Prancis asuhan Zinedine Zidane. Italia hanya menang sekali dalam lima pertemuan terakhir melawan Prancis. Laga kualifikasi itu berlangsung di Stade de France pada Jumat malam.

Pelatih Italia, Roberto Mancini, mengakui keunggulan Prancis saat ini. Ia menyebut Prancis sebagai salah satu tim terbaik dunia. Mancini menilai skuad Prancis dipenuhi pemain berkualitas di setiap lini.

ALSO READ

PSG menang tipis atas Brest berkat penyelamatan krusial Matvey Safonov. Ferran Torres mencetak gol pembuka, sementara Achraf Hakimi cedera.

Read More

Luis Enrique diprediksi menurunkan skuad terbaik PSG saat menjamu Slovan Bratislava di Liga Champions. Trio Dembele-Kvara-Doue siap kembali tampil bersama.

Read More

Bek Inter Milan, Alessandro Bastoni, menyimpan kenangan buruk melawan pemain Prancis. Ia pernah kalah 5-0 dari PSG di final Liga Champions 2025. Bastoni mengaku trauma menghadapi Ousmane Dembele dan Desire Doue.

Media Italia menilai laga ini sebagai ujian terberat bagi Nazionale. Tuttosport menyebut pertandingan ini seperti pertarungan David melawan Goliath. Gazzetta dello Sport menulis jarak kedua tim nasional kini semakin melebar.

Mancini Akui Superioritas Prancis

Roberto Mancini memimpin latihan Timnas Italia jelang laga melawan Prancis di Stade de France

"Prancis adalah salah satu tim terbaik dunia, tim luar biasa. Mereka punya banyak pemain hebat seperti Dembele, Doue, dan Olise. Kami akan mencoba bertahan dengan cara kami sendiri," ujar pelatih Timnas Italia, Roberto Mancini.

Mancini menyebut Prancis jauh lebih unggul dibanding Italia saat ini. Ia menilai laga ini menjadi tolok ukur kemampuan timnya. Mancini berharap para pemainnya tampil maksimal meski peluang menang kecil.

Pelatih berusia 61 tahun itu menegaskan Italia tetap ingin menang. Ia tidak ingin timnya hanya bertahan sepanjang pertandingan. Mancini menuntut keberanian pemain dalam menyerang Prancis.

Mancini menyadari laga melawan Prancis menjadi ujian berat bagi skuad mudanya. Ia menilai hasil pertandingan akan menunjukkan potensi Italia ke depan. Kemenangan atas Prancis akan menjadi modal kepercayaan diri tim.

Bastoni Trauma Hadapi Dembele

Alessandro Bastoni mengaku trauma setelah kekalahan 5-0 dari PSG di final Liga Champions 2025. Ia menyebut laga itu sebagai hari terburuk dalam kariernya. Bastoni menilai Dembele dan Doue sebagai dua pemain terbaik dunia.

Bastoni menyatakan dirinya bukan orang tepat untuk dimintai cara menghentikan Dembele. Ia berharap laga melawan Prancis tidak berakhir seperti final Liga Champions. Bek Inter Milan itu menuntut kerja sama kolektif dari seluruh pemain Italia.

Media Italia menyebut Prancis tetap lebih unggul meski tanpa Kylian Mbappe. Tuttosport menulis nilai skuad Prancis 266 juta euro lebih tinggi dari Italia. Il Giornale menilai laga ini momen tepat mengukur potensi Italia.

Gazzetta dello Sport menilai Italia kini bukan lagi rival sepadan bagi Prancis. Media itu menyebut Italia hanya tim rata-rata di kancah sepak bola dunia. Italia harus tampil tanpa rasa takut untuk meraih hasil positif.

Submit Comment