Michael Olise menjadi bintang kemenangan Prancis atas Belgia di laga Kualifikasi Piala Dunia 2026. Pemain Bayern Muenchen itu masuk dari bangku cadangan dan mencetak satu-satunya gol. Media Eropa menyebut aksinya sebagai penampilan kelas Zinedine Zidane.
Prancis menang 1-0 di Belgia pada Selasa (29/9/2026) malam WIB. Zinedine Zidane melakukan rotasi besar dengan mengganti sembilan pemain di starting XI. Keputusan itu terbukti tepat setelah Olise tampil dominan di babak kedua.
Portugal hadapi Norwegia di Liga Nations dengan tiga pemain PSG. Nuno Mendes, Vitinha, dan Joao Neves masuk skuad di Stade Ullevaal.
Read MoreSlavia Prague vs Lens berakhir 3-2 untuk Lens di Liga Champions. Gol Ruben Aguilar di menit 90+3 selamatkan Lens dari kekalahan.
Read MoreOlise masuk menggantikan pemain lain dan langsung mengubah tempo pertandingan. Ia mencetak gol lewat kontrol bahu, dribel cepat, dan penyelesaian ke tiang jauh. Proses gol itu disebut media Prancis sebagai mahakarya teknik tingkat tinggi.
L'Equipe menyebut Olise sebagai kilat membutakan mata. La Gazzetta dello Sport menulis Imprenable Olise jelang laga Prancis vs Italia. Media Spanyol Sport menilai Olise memakai kostum Mbappe di laga itu.
Empat Debutan Tampil Meyakinkan
Zidane memberi debut kepada empat pemain muda Prancis dalam laga ini. Lucas Da Cunha, Andy Diouf, Jeremy Jacquet, dan Esteban Lepaul menjalani start pertama. Le Parisien menilai angin segar sedang bertiup di skuad Les Bleus.
Da Cunha tampil paling menonjol di lini tengah dengan keberanian dan ketenangan. Gelandang Como itu hampir mencetak gol, tetapi tembakannya menghantam tiang. Jacquet juga tampil solid setelah sebelumnya menjalani debut impresif di Liverpool.
Diouf bermain rapi dengan bola, meski kadang kehilangan posisi di sisi kiri. Lepaul tampil bekerja keras, tetapi kurang terlibat dan beberapa kali kurang akurat. Le Parisien menilai Lepaul masih punya dua laga untuk membuktikan kualitasnya.
Kemenangan ini membuat Prancis semakin percaya diri menghadapi Italia di Stade de France. Zidane disebut berhasil membangun kelompok baru dengan perpaduan pemain senior dan muda. Rotasi besar justru memperlihatkan kedalaman skuad Prancis.
Italia Bangkit Hancurkan Turki 4-1
Italia merespons kekalahan dari Belgia dengan kemenangan besar 4-1 di Turki. Gol dicetak Bastoni, Frattesi, Kayode, dan Pio Esposito. La Gazzetta dello Sport menulis Turki dihancurkan di kandang sendiri.
Roberto Mancini memulai era keduanya sebagai pelatih Italia dengan kemenangan meyakinkan. Meski banyak rotasi, Italia tetap tampil agresif dan mendominasi pertandingan. Mancini menyebut kemenangan ini penting untuk membangun kepercayaan diri pemain muda.
"Saya bangga, semua orang tampil hebat: kami menjaga bola, menekan tinggi, mencari ruang. Saya harus memuji para pemain, terutama yang baru," ujar Roberto Mancini. Ia menilai Turki tetap lawan kuat dan punya pelatih bagus. Mancini menegaskan hasil positif ini krusial bagi perkembangan skuad muda Italia.
Kemenangan Italia membuat laga melawan Prancis di Stade de France semakin menarik. Kedua tim datang dengan modal kemenangan berbeda. Media Eropa menyebut duel ini sebagai ujian sesungguhnya bagi era baru Zidane dan Mancini.
Allez Paris
Submit Comment