Manchester City menghadapi desakan sanksi lebih berat dari sejumlah klub Premier League. Desakan ini muncul setelah City dinyatakan bersalah atas lebih dari 100 pelanggaran aturan finansial. Klub-klub pesaing menilai degradasi satu musim ke Championship tidak cukup.
Laporan The Guardian menyebut beberapa petinggi klub Premier League menginginkan hukuman lebih lama. Mereka ingin City dijauhkan dari kompetisi elite Inggris dalam periode panjang. Tuntutan ini disampaikan setelah vonis pelanggaran finansial dijatuhkan.
Rayan Cherki tampil impresif bersama Manchester City dengan 4 gol dan 2 assist. Ia kini bergabung dengan timnas Prancis asuhan Zinedine Zidane.
Read MorePSG divonis membayar denda 2,7 juta euro atas indeks kesetaraan profesional yang buruk. Pengadilan menolak argumen klub soal kekhususan sepak bola pria.
Read MoreSumber dari salah satu klub menyatakan satu musim degradasi tidak memadai. Ia menuntut sanksi sebanding dengan skala dan durasi pelanggaran. Komisi independen sudah mencatat lebih dari 100 pelanggaran yang dilakukan City.
Klub-klub lain tidak punya peran langsung dalam keputusan akhir. Komisi independen memegang kewenangan penuh menentukan sanksi. Opsi hukuman mencakup pengurangan poin, larangan transfer, hingga eksklusi dari liga.
City Ajukan Banding dan Klaim Tidak Bersalah
Manchester City telah mengajukan banding atas putusan tersebut. City terus menyatakan diri tidak bersalah atas semua tuduhan Premier League. Klub berkomitmen membersihkan nama mereka lewat proses hukum.
Komisi independen memiliki rentang sanksi sangat luas. Hukuman bisa berupa pengurangan poin hingga larangan merekrut pemain. Eksklusi dari kompetisi juga masuk dalam pertimbangan.
Manchester United, Arsenal, Tottenham, dan Liverpool mengikuti kasus ini dengan saksama. Keempat klub pernah menyatakan hak menuntut City secara hukum jika vonis tidak menguntungkan. Mereka dilaporkan sudah mulai membahas opsi tersebut.
Menurut jadwal, proses banding diperkirakan rampung akhir Januari. Keputusan akhir akan menentukan masa depan City di Premier League. Semua pihak menanti hasil banding sebelum mengambil langkah lanjutan.
Dampak Besar bagi Masa Depan City
Sanksi berat bisa mengubah peta persaingan Premier League. City kehilangan kesempatan bersaing di puncak klasemen jika eksklusi dijatuhkan. Klub pesaing bisa mengambil keuntungan dari situasi ini.
Pelanggaran finansial lebih dari 100 tuduhan menjadi dasar tuntutan sanksi tegas. Klub-klub Premier League ingin preseden kuat untuk kepatuhan aturan. Mereka menilai hukuman ringan akan melemahkan integritas liga.
"Degradasi ke Championship selama satu musim tidak akan cukup," ujar sumber klub kepada The Guardian. Ia menegaskan sanksi harus proporsional dengan pelanggaran. Pernyataan ini mewakili sikap sejumlah klub pesaing.
Proses banding menjadi penentu utama nasib Manchester City. Keputusan akhir dijadwalkan keluar paling lambat akhir Januari. Semua mata tertuju pada komisi independen dan hasil banding tersebut.
Allez Paris
Submit Comment