Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 pelanggaran finansial Premier League. Keputusan ini sudah diketahui manajemen klub sejak Juli 2026. Klub tetap menghabiskan 525 juta euro untuk tujuh pemain baru.
The Athletic pertama kali melaporkan putusan tersebut pekan lalu. Premier League kemudian mengonfirmasi lewat pernyataan resmi. Komisi independen menyatakan City bersalah atas pelanggaran berat selama sembilan musim.
Bradley Barcola resmi meninggalkan PSG menuju Liverpool. Klub Prancis itu melepas pemain muda Prancis tersebut dengan harga sekitar 150 juta euro.
Read MoreFrenkie De Jong absen saat PSG menjamu Barcelona di Liga Champions. Gelandang Barcelona itu masih pulih dari cedera ligamen lutut.
Read MoreCity juga dinilai tidak kooperatif selama penyelidikan Premier League. Klub menyatakan kecewa dan terkejut dengan putusan itu. Manajemen City menegaskan siap menggunakan semua jalur hukum.
ESPN melaporkan City sudah mengetahui hasil investigasi sejak Juli. Informasi itu diperoleh dari sumber dekat kasus tersebut. Manajemen tetap merekrut pemain meski tahu risiko sanksi berat.
Tujuh Rekrutan Datang
City mendatangkan tujuh pemain baru setelah mengetahui putusan tersebut. Enzo Fernandez, Ayyoub Bouaddi, dan Iliman Ndiaye termasuk di antaranya. Geronimo Rulli dan Elliot Anderson juga bergabung ke Etihad Stadium.
Total pengeluaran City mencapai lebih dari 525 juta euro. Pemain baru tidak diberi tahu soal putusan pelanggaran tersebut. Situasi ini menimbulkan kekhawatiran di dalam ruang ganti.
Para pemain dikabarkan cemas menghadapi kemungkinan relegasi. Sanksi pengeluaran dari Premier League masih menjadi ancaman nyata. Manajemen belum memberikan penjelasan resmi kepada skuad.
Kasus ini memicu reaksi dari sejumlah pengamat di Inggris. Roy Keane mengkritik keras manajemen City. Jurnalis Piers Morgan menuntut klub diturunkan ke divisi bawah.
City Siap Melawan Putusan
Manchester City menyatakan tidak bersalah atas semua tuduhan. Klub mengklaim memiliki bukti kuat untuk membela posisinya. City berencana menempuh semua upaya hukum yang tersedia.
City menilai keputusan komisi mengandung kesalahan hukum dan fakta. Klub menyebut proses investigasi tidak berjalan adil. Manajemen membatasi pernyataan publik hingga proses hukum selesai.
Premier League belum menetapkan besaran sanksi final untuk City. Keputusan ini menjadi yang terberat dalam sejarah sepak bola Inggris. Nasib City akan ditentukan setelah proses banding selesai.
Allez Paris
Submit Comment