|

Susunan Pemain OM vs Paris FC di Vélodrome

Suasana Stadion Vélodrome sebelum laga OM melawan Paris FC di Ligue 1

Suasana Stadion Vélodrome sebelum laga OM melawan Paris FC di Ligue 1

Ligue 1 2026 memasuki pekan ketiga dengan duel menarik antara OM dan Paris FC. Pertandingan ini berlangsung di Stadion Vélodrome, Minggu malam. Kedua tim punya target berbeda untuk laga ini.

OM datang dengan beban setelah kalah 0-2 dari Monaco. Mereka sebelumnya menang besar 4-0 atas Strasbourg. Kini Bruno Genesio wajib memenangkan laga kandang.

ALSO READ

Nuno Mendes akan kembali membela PSG setelah menjalani suspensi. Bek Portugal itu siap tampil saat lawan Brest dan Slovan Bratislava.

Read More

PSG memasang rumput baru asal Irlandia di Parc des Princes setelah gagal menggelar laga lawan Rennes akibat gazon rusak. Biaya perbaikan lebih dari 500 ribu euro.

Read More

Paris FC justru tampil cemerlang di awal musim. Tim asuhan Liam Rosenior raih empat poin dari dua laga. Catatan istimewa mereka adalah belum kebobolan satu gol pun.

Laga ini jadi ujian berat bagi kedua tim. OM tekanan besar di depan publik sendiri. Paris FC datang dengan kepercayaan diri tinggi berbekal pertahanan solid.

Komposisi Pemain Marseille

Bruno Genesio diperkirakan tetap setia dengan formasi 4-2-3-1. Jeffrey de Lange menjadi pilihan utama di bawah mistar. Lini belakang diisi Timothy Weah, CJ Egan-Riley, Nayef Aguerd, dan Emerson.

Gelandang Pierre-Emile Højbjerg kembali jadi andalan. Ia dipasangkan dengan Himad Abdelli di lini tengah. Duet ini bertugas menjaga keseimbangan tim.

Sektor sayap diisi Amine Harit dan Igor Paixão. Paixão bertahan di Marseille setelah batal pindah ke Sunderland. Angel Gomes bermain di posisi nomor 10 di belakang Amine Gouiri.

Paixão menggantikan posisi Quinten Timber. Timber hengkang ke Crystal Palace di menit akhir bursa transfer. Ini jadi peluang besar bagi pemain Brasil itu.

Prediksi Susunan Paris FC

Liam Rosenior juga pilih formasi 4-2-3-1 untuk timnya. Kevin Trapp akan menjadi penjaga gawang utama. Kiper berpengalaman ini jadi benteng terakhir Paris FC.

Lini belakang dihuni Adama Camara, Diego Coppola, Samir Chergui, dan Hamari Traoré. Traoré turun bermain karena Otavio absen. Pertahanan ini jadi kunci rekor tanpa kebobolan.

Maxime Lopez dan Pierre Lees-Melou menjadi double pivot di tengah. Duet ini memberi keseimbangan antara bertahan dan menyerang. Ilan Kebbal, Pablo Pagis, dan Luca Koleosho main di belakang striker.

Lassine Sinayoko ditunjuk sebagai ujung tombak. Koleosho kembali dan dipilih menggeser Moses Simon. Paris FC juga kehilangan Jonathan Ikoné, Nhoa Sangui, dan Willem Geubbels karena cedera.

Submit Comment