|

Bruno Genesio Tolak Panik Meski Marseille Terseok di Awal Ligue 1

Pelatih Marseille Bruno Genesio memberi instruksi dari pinggir lapangan di laga Ligue 1

Pelatih Marseille Bruno Genesio memberi instruksi dari pinggir lapangan di laga Ligue 1

Bruno Genesio menolak panik menghadapi start buruk Marseille di Ligue 1 musim ini. Pelatih OM itu berbicara dalam konferensi pers jelang lawatan ke Rennes. Marseille baru mengumpulkan tiga poin dari tiga pertandingan pertama.

Marseille mengawali musim dengan kemenangan 4-0 atas Strasbourg di pekan pertama. Namun, mereka kemudian kalah 2-0 dari Monaco. Kekalahan terbaru terjadi saat melawan Paris FC dengan skor 2-3.

ALSO READ

PSG bertandang ke markas Lille dalam lanjutan Ligue 1. Hasil undian Liga Champions 2026-2027 dinilai cukup menarik bagi tim asuhan Luis Enrique.

Read More

PSG akan segera memperpanjang kontrak Khvicha Kvaratskhelia. Jurnalis L'Equipe Loïc Tanzi mengonfirmasi negosiasi antara kedua pihak sudah hampir rampung.

Read More

Marseille kebobolan saat laga melawan Paris FC baru berjalan 23 detik. Hasil itu membuat tekanan terhadap Bruno Genesio meningkat. Ia tetap menilai timnya punya banyak aspek positif.

Rennes menjadi lawan Marseille berikutnya di Ligue 1. Laga itu digelar pada Jumat malam pukul 20.45 waktu setempat. Bruno Genesio pernah melatih Rennes selama dua musim.

Genesio Pertahankan Gaya Permainan

Pelatih Marseille Bruno Genesio memberi instruksi dari pinggir lapangan di laga Ligue 1

"Tidak ada rasa takut meski kami sadar soal hasil di awal musim. Kami punya kualitas untuk menyulitkan Rennes yang sedang dalam performa baik," ujar pelatih Marseille, Bruno Genesio. Ia menegaskan timnya tetap percaya pada kemampuan sendiri.

Genesio ingin mempertahankan pressing tinggi sebagai identitas tim. Ia menyebut Marseille masih mencetak gol lewat pressing tersebut. Perubahan besar dinilai tidak perlu dilakukan sekarang.

Marseille akan menghadapi Besiktas di antara laga melawan Rennes dan PSG. Genesio menyebut laga itu sebagai ujian bagus. Ia menilai jadwal padat harus dihadapi dengan fokus per pertandingan.

Genesio menekankan pentingnya proses membangun otomatisme permainan. Ia menilai kerja sama antarpemain butuh waktu. Hasil instan tidak bisa langsung dituntut dari skuad baru.

Pembelaan untuk Duet Bek Tengah

Kritik muncul terhadap duet bek tengah Nayef Aguerd dan CJ Egan-Riley. Keduanya dinilai belum solid saat melawan Paris FC. Genesio membela pasangan tersebut secara terbuka.

Genesio menyebut Aguerd dan Egan-Riley baru bermain satu kali bersama. Ia menilai kritik soal kemitraan mereka terlalu cepat. Waktu dibutuhkan untuk membangun pemahaman di lini belakang.

Pelatih Marseille itu mengaku puas dengan komposisi skuad saat ini. Ia ingin terus mengembangkan kemampuan para pemainnya. Fokus utama adalah peningkatan kohesi tim.

Genesio menyadari Marseille tetap butuh hasil positif dalam waktu dekat. Ia menilai beberapa pemain perlu menemukan ritme pertandingan. Laga melawan Rennes menjadi kesempatan membuktikan diri.

Submit Comment