Mauro Icardi dilarang mengemudi di Argentina sampai 2099. Eks penyerang PSG ini terkena sanksi preventif dari otoritas Buenos Aires. Larangan muncul usai video Eugenia Suarez tersebar di media sosial.
Video itu memperlihatkan Suarez melepas sabuk pengaman saat Icardi mengemudi. Ia lalu menjulurkan sebagian besar tubuhnya keluar jendela mobil. Aksi berbahaya itu terekam jelas dan memicu perhatian publik.
PSG kalah 1-2 dari Monaco di Ligue 1. Marquinhos cetak gol di babak pertama, tapi dua gol Monaco di babak kedua membalikkan keadaan. PSG tanpa kemenangan dari tiga laga.
Read MoreDaniel Riolo melontarkan kritik pedas terhadap Luis Enrique. Jurnalis RMC itu menilai sikap pelatih PSG soal Ligue 1 sangat tidak elegan.
Read MoreKementerian Transportasi Provinsi Buenos Aires mengecek status administrasi Icardi. Hasilnya, SIM Argentina miliknya sudah kedaluwarsa. Otoritas langsung menjatuhkan inhabilitasi preventif dengan tanggal mengejutkan.
Dalam berkas administrasi, larangan tercatat berlaku hingga 2099. Jika benar diterapkan penuh, Icardi akan berusia 105 tahun pada 1 Januari. Ia genap 106 tahun beberapa pekan kemudian.
Kementerian Transportasi menegaskan sanksi ini bersifat preventif. Icardi harus menjalani evaluasi kelayakan sebelum bisa memperoleh lisensi baru. Statusnya masih bisa berubah jika ia menempuh prosedur resmi.
Icardi Kontra Serang Otoritas Argentina
Mauro Icardi tidak terima dengan komunikasi otoritas Buenos Aires. Ia mengklaim memiliki SIM Italia sah berlaku hingga 2029. Icardi menilai Kementerian Transportasi sengaja memakai namanya demi eksposur media.
Icardi melontarkan respons keras lewat akun media sosialnya. Ia menuduh administrasi memanfaatkan kasus ini untuk mencari perhatian publik. Hingga kini, otoritas Argentina belum mencabut larangan tersebut.
Secara resmi, Icardi tetap berada di bawah sanksi preventif Argentina. Ia wajib melewati evaluasi ulang jika ingin mengembalikan hak mengemudinya. Pihak berwenang bersikeras aturan keselamatan jalan tidak memberi pengecualian.
"Keselamatan jalan raya tidak mengakui pengecualian," ujar Kementerian Transportasi Buenos Aires dalam pernyataan resminya. Pernyataan itu menegaskan alasan di balik langkah tegas otoritas. Kasus Icardi menjadi sorotan media Argentina dan Prancis.
Dampak Kasus bagi Icardi
Kasus ini menambah daftar masalah di luar lapangan bagi Mauro Icardi. Ia kini berusia 33 tahun dan kariernya sedang tidak di puncak. Insiden ini berpotensi mengganggu fokusnya bersama klub.
Icardi pernah menjadi andalan Paris Saint-Germain di lini depan. Ia meninggalkan PSG setelah sempat dipinjamkan ke beberapa klub. Kini ia bermain di liga Argentina dan tetap menjadi figur publik.
Kisah larangan hingga 2099 ini tergolong tidak lazim dalam catatan hukum lalu lintas. Publik menunggu langkah lanjutan Icardi untuk melawan sanksi. Sampai saat itu, ia belum bisa mengemudi resmi di Argentina.
Allez Paris
Submit Comment