|

Désiré Doué Gagal Masuk Ballon d'Or karena Bersaing dengan Barcola

Désiré Doué terlihat kecewa saat bermain untuk PSG di Parc des Princes

Désiré Doué terlihat kecewa saat bermain untuk PSG di Parc des Princes

Désiré Doué gagal masuk dalam daftar 30 nominasi Ballon d'Or 2026. Pemain PSG itu hanya berselisih tipis dari batas akhir seleksi. Ia finis di peringkat 31 atau 32 menurut sumber dari France Football.

Kegagalan Doué menjadi kejutan besar setelah ia finis ke-14 pada edisi 2025. Penampilannya musim lalu dinilai kurang konsisten. Persaingan di PSG dan timnas Prancis menjadi faktor utama.

ALSO READ

Lassine Sinayoko mencetak hat-trick untuk Paris FC. PSG kalahkan OM dengan skor 3-2 di Vélodrome.

Read More

PSG menjamu Slovan Bratislava di laga pembuka Liga Champions 2026/2027. Pertandingan ini jadi ujian awal bagi juara bertahan yang tengah tertekan di Ligue 1.

Read More

Olivier Bossard dari France Football mengungkap proses seleksi yang ketat. Doué nyaris masuk dengan peluang 50-50 hingga menit akhir. Beberapa juri berusaha memasukkannya ke dalam daftar.

Bradley Barcola menjadi saingan terberat Doué dalam perebutan tempat. Kedua pemain saling bergantian menjadi starter di PSG dan timnas Prancis. Situasi ini membuat keduanya kehilangan status sebagai pemain kunci.

Persaingan dengan Barcola Jadi Penentu

Désiré Doué terlihat kecewa saat bermain untuk PSG di Parc des Princes

Olivier Bossard menjelaskan bahwa Doué dan Barcola saling berbagi waktu bermain. Kadang Barcola yang tampil, kadang Doué yang dipercaya. Kondisi ini membuat keduanya tidak memiliki status dominan.

Di timnas Prancis, Doué sempat unggul dalam persaingan dengan Barcola. Namun Barcola kemudian kembali mendapat tempat di skuad Didier Deschamps. Persaingan ketat ini merugikan kedua pemain.

Vincent Garcia dari France Football menyebut keduanya sebagai pemain interchangeabel. Status ini membuat penampilan mereka tidak cukup menonjol. Juri kesulitan menilai dampak mereka secara keseluruhan.

Persaingan internal PSG juga mempengaruhi evaluasi terhadap Doué. Luis Enrique sering melakukan rotasi di lini serang. Hal ini mengurangi kesempatan Doué tampil konsisten sepanjang musim.

Kurang Marak di Musim Kedua

Doué dinilai kurang marak pada musim 2025-2026 dibanding tahun sebelumnya. Setelah musim perdananya yang impresif, ekspektasi terhadapnya meningkat. Ia kesulitan mempertahankan level permainan terbaik.

Olivier Bossard menegaskan bahwa pemain harus tampil menonjol untuk masuk daftar. Juri menilai Doué kurang memberikan momen-momen besar musim ini. Ia juga mengalami masa sulit dalam beradaptasi dengan peran baru.

Kurangnya reguleritas menjadi alasan utama Doué gagal masuk nominasi. Ia memiliki periode bagus namun juga beberapa kali berada di bangku cadangan. Hal ini mengurangi nilai keseluruhan penampilannya.

Kegagalan ini bukan berarti penolakan terhadap kualitas Doué. Ia masih berusia 21 tahun dan punya masa depan cerah. France Football memberi pesan jelas untuk menjadi pemain lebih tak tergantikan.

Pelatih menyatakan bahwa Doué tetap pemain penting bagi PSG. Ia percaya pemain muda Prancis itu akan bangkit dari kegagalan ini. Doué punya kualitas untuk kembali bersaing di tahun-tahun mendatang.

Submit Comment