|

Kasasi Prancis Perintahkan Hakimi Tetap Diadili Kasus Dugaan Perkosaan

Achraf Hakimi bek PSG berpose saat pertandingan Ligue 1 di Parc des Princes

Achraf Hakimi bek PSG berpose saat pertandingan Ligue 1 di Parc des Princes

Kasus hukum Achraf Hakimi memasuki babak baru. Mahkamah Kasasi Prancis menolak upaya banding pemain PSG itu. Hakimi tetap diadili atas dugaan perkosaan di pengadilan kriminal Hauts-de-Seine.

Keputusan ini dikonfirmasi sumber yudisial kepada AFP. Hakimi telah membantah semua tuduhan sejak awal. Pemain internasional Maroko itu belum terbukti bersalah.

ALSO READ

Khvicha Kvaratskhelia dinobatkan sebagai pemain sayap kiri terbaik dunia. Ekspert memuji penampilannya bersama PSG dan menyebutnya layak meraih Ballon d'Or 2026.

Read More

Prancis terpuruk di peringkat 14 koefisien UEFA musim 2026/27. Kegagalan Lyon dan penghapusan musim 2021/22 membuat keunggulan atas Portugal menyusut.

Read More

Pengacara pihak penggugat, Bertrand Périer, menyambut putusan ini. Ia menyatakan kliennya telah melalui perjuangan hukum selama tiga setengah tahun. Kliennya bertekad memperjuangkan keadilan sampai akhir.

Pengacara Hakimi, Me Fanny Colin, menegaskan kliennya tidak pernah terlibat dalam perbuatan tersebut. Ia menilai Mahkamah Kasasi tidak memeriksa pokok perkara. Pembelaan lengkap akan disampaikan dalam persidangan nanti.

PSG Beri Dukungan Penuh untuk Hakimi

Achraf Hakimi bek PSG berpose saat pertandingan Ligue 1 di Parc des Princes

PSG angkat bicara melalui pernyataan resmi kepada Le Parisien. Klub menegaskan Hakimi tetap dianggap tidak bersalah. PSG berkomitmen menjaga lingkungan kerja pemain tetap tenang dan kondusif.

PSG juga menegaskan sikap tegasnya terhadap segala bentuk kekerasan. Klub menyatakan tidak ada toleransi terhadap kekerasan seksual. Pernyataan ini disampaikan untuk menegaskan posisi klub dalam kasus tersebut.

Hakimi bergabung dengan PSG pada Juli 2021 dari Inter Milan. Ia menjadi pilar utama di lini pertahanan maupun serangan. Kontraknya bersama klub ibu kota Prancis masih berjalan hingga 2026.

Kasus ini pertama kali mencuat pada awal 2023. Penyidikan berjalan cukup lama sebelum akhirnya berkas dilimpahkan ke pengadilan. Proses hukum diperkirakan masih akan berlanjut dalam beberapa bulan ke depan.

Submit Comment