OM berpotensi dicaplok investor Timur Tengah setelah krisis finansial melanda klub Marseille. Frank McCourt disebut membuka peluang divestasi saham kepada pihak luar. Sejumlah negara Teluk masuk radar sebagai calon pembeli.
OM kalah 1-2 dari PSG pada laga Classico di Stade Velodrome. Kekalahan itu menjadi yang keempat beruntun di Ligue 1. Klub Marseille semakin terpuruk secara sportif dan ekonomi.
PSG bertandang ke Brest pada pekan keempat Ligue 1 dengan rekor 29 laga tanpa kalah. Ousmane Dembele berpeluang menyamai catatan gol Kylian Mbappe kontra Brest.
Read MorePSG kalahkan Marseille 2-1 di Vélodrome pada pekan ke-5 Ligue 1. Marquinhos cetak gol kemenangan, OM kalah empat kali beruntun.
Read MoreFrank McCourt disebut menyuntikkan 120 juta euro pada semester pertama 2026. Ia lalu memutuskan berhenti menutup kerugian klub secara terus-menerus. McCourt membuka pintu kepada investor dari Teluk Persia.
OM mencatat kerugian 105 juta euro pada 2025. Klub juga menghadapi tekanan regulasi DNCG dan UEFA. Periode penghematan diperkirakan berlangsung dua hingga tiga tahun.
Iran hingga UEA Masuk Radar
Iran menjadi opsi menarik meski terisolasi secara diplomatik. Negara itu memiliki budaya sepak bola kuat lewat klub seperti Persepolis, Sepahan, dan Esteghlal. Timnas Iran tampil di Piala Dunia 2026 sebagai penampilan ketujuh.
Kuwait memiliki kedekatan dengan sepak bola Prancis. Januari 2026, OM dan PSG bertemu di Jaber Al-Ahmad International Stadium pada Trophee des Champions. Lebih dari 52.000 penonton hadir dalam laga tersebut.
Oman punya profil berbeda dengan negara Teluk lain. Sultanat itu tidak sekuat Saudi atau UEA secara finansial. Namun Oman aktif sebagai mediator diplomasi regional dan memiliki sejarah panjang di Piala Teluk.
UEA sudah memiliki Manchester City lewat City Football Group. Model multi-klub membuka peluang kerja sama dengan klub Prancis. Chelsea dan Strasbourg menjadi contoh melalui grup BlueCo.
Marseille Punya Daya Tarik Global
Marseille memiliki sejarah Eropa dan basis penggemar besar. Identitas klub disebut sulit ditiru proyek buatan dari nol. Aset ini membuat OM menarik bagi investor asing.
Syria turut disebut dalam lanskap investasi Timur Tengah. Pasca jatuhnya Bashar al-Assad pada Desember 2024, negara itu tengah membenahi citra. Timnas Syria mencapai perempat final Piala Arab 2025.
Belum ada negara Timur Tengah diumumkan resmi sebagai pemilik baru OM. Frank McCourt belum memastikan niat menjual klub. Situasi ini masih sebatas spekulasi pasar dan laporan media.
Allez Paris
Submit Comment