PSG mengeluarkan kelompok suporter Parias Cohortis dari Parc des Princes secara permanen. Keputusan ini berlaku untuk laga kandang dan tandang. Parias Cohortis merupakan salah satu seksi Ultras PSG.
Keputusan itu dilaporkan AFP dan Le Parisien. Parias Cohortis sebelumnya sudah dikeluarkan sementara musim lalu. Mereka kini tidak bisa mengakses tribun Auteuil maupun rombongan tandang.
Lamine Yamal mengaku waspada menghadapi PSG di Liga Champions. Ia menyebut PSG lebih fisik dan jadi favorit, tetapi sulit mempertahankan gelar.
Read MorePSG menjamu Slovan Bratislava di Liga Champions. Dua media Prancis merilis prediksi komposisi pemain berbeda untuk laga ini.
Read MorePSG memberi sejumlah syarat agar Parias Cohortis bisa bergabung dengan virage Auteuil dan CUP. Mereka harus mengeluarkan anggota violent. Mereka juga diminta mengubah posisi di tribun Auteuil.
Parias Cohortis tidak memenuhi syarat tersebut. Kelompok itu tetap mempertahankan anggota paling vokal. PSG lalu mengevaluasi ulang situasi pada musim panas.
PSG Tegaskan Tidak Toleransi Kekerasan
PSG menyatakan tidak menoleransi segala bentuk kekerasan. Klub menilai Parias Cohortis gagal memenuhi syarat utama. Syarat itu sudah ditetapkan dengan tenggat waktu jelas.
Kelompok berisi 80 orang itu pernah dikeluarkan sementara musim lalu. Sanksi datang setelah bentrokan violent pada April. Bentrokan terjadi saat perjalanan tandang ke Angers.
PSG tetap mendapat dukungan suporter di Parc des Princes dan laga tandang. Collectif Ultras Paris mengisi tribun setiap pertandingan. Mereka menciptakan atmosfer selama 90 menit.
Keputusan ini menegaskan sikap tegas PSG terhadap kekerasan suporter. Klub ingin menjaga keamanan di dalam dan luar stadion. Langkah itu juga jadi peringatan bagi kelompok suporter lain.
Dampak pada Tribun Auteuil
Parias Cohortis tidak lagi bisa menempati tribun Auteuil. Mereka juga kehilangan akses ke laga tandang PSG. Perubahan komposisi tribun Auteuil akan terasa musim ini.
PSG belum merilis pernyataan resmi tambahan soal keputusan ini. Informasi berasal dari AFP dan Le Parisien. Klub menegaskan komitmen pada keamanan dan ketertiban.
Kasus ini menjadi sorotan soal tata kelola suporter di Ligue 1. PSG berupaya menjaga citra klub dan kenyamanan penonton. Keputusan permanen itu berlaku efektif musim ini.
Allez Paris
Submit Comment