|

PSG Kwrtskhelia Kesulitan di Timnas Georgia Selama Trêve Internasional

Khvicha Kvaratskhelia mengenakan jersey timnas Georgia dengan ekspresi kecewa setelah gagal penalti

Khvicha Kvaratskhelia mengenakan jersey timnas Georgia dengan ekspresi kecewa setelah gagal penalti

Khvicha Kvaratskhelia kembali ke PSG dengan catatan buruk bersama timnas Georgia. Pemain sayap itu tampil dalam empat pertandingan jeda internasional tanpa mencetak satu gol pun. Performa ini memperpanjang kesulitannya bersama Paris Saint-Germain musim ini.

Georgia memulai jeda internasional dengan kekalahan 0-1 dari Irlandia Utara. Kvaratskhelia gagal mengeksekusi penalti dalam laga pembuka Liga Nations tersebut. Ia mengenakan ban kapten saat momen krusial itu.

ALSO READ

Thierry Henry sebut PSG punya tekanan luar biasa di Liga Champions. Ia ingatkan Arsenal agar waspada meski menang atas Napoli di laga pembuka.

Read More

PSG memutuskan tidak mendukung satu kandidat Ballon d'Or 2026. Klub mencetak rekor sembilan pemain dua tahun beruntun. Courtois dan Haaland juga disorot.

Read More

Setelah kekalahan itu, Georgia meraih dua hasil imbang dan satu kekalahan lagi. Mereka menghadapi Ukraina, Hongaria, dan Irlandia Utara untuk kedua kalinya. Total, Georgia tidak mencetak gol dalam empat pertandingan tersebut.

Kvaratskhelia bermain penuh di keempat pertandingan itu. Namun, kontribusinya tidak mampu mengangkat performa tim. Pelatih Willy Sagnol juga dipecat selama jeda internasional ini.

Dampak bagi PSG

Khvicha Kvaratskhelia mengenakan jersey timnas Georgia dengan ekspresi kecewa setelah gagal penalti

Kvaratskhelia tiba di PSG dengan ekspektasi tinggi dari Napoli. Namun, ia belum menunjukkan performa terbaiknya sejak awal musim. Kesulitan di timnas menambah tekanan bagi pemain berusia 25 tahun itu.

PSG akan segera menghadapi jadwal padat di Ligue 1 dan Liga Champions. Pelatih Luis Enrique berharap Kvaratskhelia bisa segera bangkit. Ia masih percaya pada kualitas pemain tersebut.

Kvaratskhelia dikenal sebagai pemain besar di pertandingan penting. Ia sering tampil impresif saat menghadapi tim-tim kuat. Liga Champions bisa menjadi momen kebangkitannya.

Manajemen PSG belum memberikan pernyataan resmi terkait performa Kvaratskhelia. Mereka tetap mendukung penuh proses adaptasi pemain. Fokus utama adalah pemulihan mental dan fisiknya.

Peluang Kebangkitan

Kvaratskhelia memiliki waktu untuk memperbaiki performa bersama PSG. Kompetisi domestik dan Eropa masih panjang. Ia perlu memanfaatkan setiap kesempatan bermain.

Dukungan dari rekan setim dan staf pelatih sangat penting. Lingkungan positif di Paris bisa membantunya kembali percaya diri. Pengalaman di Napoli menjadi modal berharga.

Penggemar PSG berharap Kvaratskhelia segera menemukan bentuk terbaiknya. Mereka tahu potensi besar pemain Georgia itu. Kesabaran dan kerja keras menjadi kunci.

Jika mampu bangkit, Kvaratskhelia bisa menjadi senjata mematikan bagi PSG. Kombinasi dengan pemain seperti Ousmane Dembélé dan Bradley Barcola berpotensi merepotkan pertahanan lawan. Masa depan cerah masih menantinya.

Submit Comment