Maghnes Akliouche dipanggil timnas Prancis untuk menggantikan Warren Zaire-Emery cedera. Pemain PSG itu sebelumnya tidak masuk daftar awal Zinedine Zidane. Kesempatan ini menjadi peluang Akliouche menunjukkan kualitasnya.
Zidane awalnya membatasi skuad pada 23 pemain. Ia tidak ingin ada pemain duduk di tribune. Akliouche tetap disebut selektif untuk pemanggilan berikutnya.
Lamine Yamal membela Kylian Mbappe dari kritik soal Ballon d'Or 2026. Ia menilai kritik terhadap mereka tidak berdasar dan tetap percaya diri.
Read MorePSG menghadapi Brest di Stade Francis-Le Blé pada laga Ligue 1 2026/2027. Nuno Mendes kembali setelah skorsing dan Dembélé menjadi andalan di lini serang.
Read MoreCedera Zaire-Emery di paha mengubah situasi. Akliouche langsung dipanggil sebagai pengganti. Ia kini punya kesempatan tidak terduga untuk menarik perhatian Zidane.
Akliouche bergabung ke PSG dari Monaco pada musim panas. Ia mencatat satu assist dalam delapan penampilan. Lima di antaranya sebagai starter.
Performa Akliouche di PSG
Luis Enrique terus memberi kepercayaan kepada Akliouche. Pelatih PSG itu memuji polivalensi pemain 24 tahun tersebut. Akliouche bisa bermain di sayap kanan, gelandang, atau false nine.
"Kami sudah memantau penampilannya di Monaco lebih dari satu tahun. Ia punya segalanya untuk bermain di PSG. Kami merekrutnya musim panas ini," ujar Luis Enrique.
Akliouche termasuk pemain cepat beradaptasi. Ia punya kualitas dengan bola dan kemampuan bertahan. Luis Enrique senang dengan kontribusinya.
Persaingan di lini depan Prancis sangat ketat. Rayan Cherki, Bradley Barcola, dan Desire Doue dipanggil sejak awal. Michael Olise juga punya status penting.
Peluang di Ligue Nations
Akliouche harus memanfaatkan setiap peluang di Ligue Nations. Ia sudah mengenal Clairefontaine. Ia kini harus meyakinkan Zidane.
Berbeda dengan Deschamps, Zidane baru membangun hierarki tim. Ia belum membahas detail kasus Akliouche. Situasi berubah setelah cedera Zaire-Emery.
Akliouche ingin membuktikan awal musimnya di PSG belum menggambarkan kemampuan penuhnya. Ia berpeluang tampil melawan Turki. Pertandingan digelar Jumat malam.
Akliouche sebelumnya menyatakan ambisi memperkuat timnas Prancis. Ia bekerja setiap hari untuk tujuan itu. Ia menyebut Zidane sebagai pilihan tepat untuk Prancis.
Allez Paris
Submit Comment