Prancis imbang 1-1 melawan Italia pada matchday ketiga Ligue Nations. Dua pemain PSG tampil sebagai starter dalam laga ini. Ousmane Dembélé bermain sebagai penyerang tengah dan kapten, sementara Désiré Doué mengisi sayap kiri.
Dembélé tidak tampil sesuai harapan dalam pertandingan ini. Ia kesulitan menerima bola dari rekan setim dan jarang menciptakan peluang berbahaya. Peluang terbaiknya pada menit 48 berhasil diselamatkan Gianluigi Donnarumma.
Khvicha Kvaratskhelia mengungkap alasan gabung PSG. Ia langsung yakin setelah berbicara dengan Luis Enrique dan Nasser al-Khelaifi.
Read MoreLiverpool membalikkan keadaan atas Atletico Madrid 2-1 di Liga Champions. Arsenal menang tipis 1-0 atas Napoli, sementara Sporting CP menekuk Galatasaray 3-1.
Read MoreDésiré Doué menjadi salah satu pemain Prancis paling aktif. Pemain bernomor 14 PSG itu menciptakan peluang pada menit 48. Penampilannya melanjutkan performa baik saat melawan Belgia.
Media Prancis memberikan penilaian berbeda untuk kedua pemain PSG ini. L'Equipe memberi Dembélé nilai 3 dan Le Parisien memberi nilai 4. Doué mendapat nilai lebih baik dengan 6 dari L'Equipe dan 5,5 dari Le Parisien.
Dembélé Gagal Manfaatkan Peran Faux 9
L'Equipe menilai Dembélé gagal memanfaatkan kebebasan sebagai faux 9. Ia melakukan kontrol bola buruk, tembakan tidak akurat, dan pengambilan keputusan salah. Peluang emas pada menit 48 menjadi satu-satunya momen berbahaya.
Le Parisien mencatat Dembélé terus bergerak dan sering keluar dari posisinya. Ia hanya memiliki sedikit situasi tembakan sepanjang laga. Satu-satunya tembakan tepat sasaran diselamatkan Donnarumma setelah mengikuti tembakan Doué.
Dembélé mengenakan ban kapten untuk pertama kalinya sebagai starter bersama Prancis. Namun ia tidak mampu menjadi pemimpin serangan tim. Performa ini menjadi catatan buruk bagi penyerang PSG tersebut.
Meski demikian, Dembélé tetap bermain penuh 90 menit. Ia masih menjadi bagian penting proyek Zinédine Zidane di timnas Prancis. Pelatih berharap ia bangkit pada laga melawan Belgia.
Doué Tampil Impresif di Sayap Kiri
L'Equipe memuji penggunaan bola bersih Doué dan aktivitasnya di sayap kiri. Ia juga menunjukkan usaha besar dalam bertahan. Penampilan ini memperkuat posisinya di timnas Prancis.
Le Parisien mencatat Doué melakukan 9 dribel sukses dari 12 percobaan. Ia sering menempel garis lapangan untuk melebarkan permainan. Peluang terbaiknya lahir dari pergerakan ke dalam kotak penalti.
Doué bermain 75 menit sebelum digantikan. Ia tampil baik di babak pertama sebelum meredup di babak kedua. Konsistensi menjadi kunci untuk mempertahankan tempat di starting XI.
Prancis tetap memimpin grup dengan keunggulan satu poin atas Belgia. Pasukan Zidane akan menghadapi Belgia pada laga terakhir. Penampilan pemain PSG menjadi sorotan menjelang laga tersebut.
Allez Paris
Submit Comment