|

Messi Ucap Pidato Perpisahan Haru usai Argentina Kalahkan Benin 3-0

Lionel Messi menyampaikan pidato perpisahan usai laga terakhir Argentina melawan Benin

Lionel Messi menyampaikan pidato perpisahan usai laga terakhir Argentina melawan Benin

Lionel Messi resmi mengakhiri karier internasional bersama timnas Argentina. Laga melawan Benin di Estadio Monumental menjadi penampilan terakhirnya. Argentina menang 3-0 dalam pertandingan amical tersebut.

Messi tampil impresif pada laga perpisahannya. Ia memberi assist untuk Nicolas Otamendi pada awal babak kedua. Messi juga menyumbang assist untuk Nico Paz dan mencetak gol dari penalti.

ALSO READ

Cristiano Ronaldo memutuskan pensiun dari Timnas Portugal usai konflik dengan Jorge Jesus. Ia mengakhiri karier internasional dengan 146 gol.

Read More

Leonardo Balerdi mendapat pujian setelah debut bersama AS Roma. Bek Argentina ini tampil solid saat lawan Atalanta dan disukai fans.

Read More

Gol itu menjadi gol ke-126 Messi untuk Argentina dalam penampilan ke-208. Pendukung dan rekan setim memberikan penghormatan penuh untuk sang kapten. Suasana di stadion dipenuhi emosi menjelang akhir laga.

Usai pertandingan, Messi menyampaikan pidato perpisahan penuh haru. Ia mengaku sulit berkata-kata karena emosi memuncak. Hal pertama ia pikirkan adalah ayahnya saat menyampaikan pidato.

Rasa Terima Kasih dan Pesan untuk Argentina

Lionel Messi menyampaikan pidato perpisahan usai laga terakhir Argentina melawan Benin

"C'est difficile de dire quelque chose. C'est beaucoup d'emotions. La premiere personne a laquelle je pense, c'est mon pere," ujar Messi di tepi lapangan. Ia menyampaikan terima kasih kepada banyak pihak atas dukungan selama kariernya. Messi menyebut membela timnas Argentina sebagai kehormatan besar.

Messi juga berterima kasih kepada seluruh rekan setimnya. Ia menyebut mereka sebagai pejuang sejati di lapangan. Messi mengaku banget bisa berbagi lapangan bersama mereka.

Messi mengenang momen paling berkesan dalam karier internasionalnya. Ia menyebut laga setelah Piala Dunia 2022 sebagai momen tak terlupakan. Messi juga mengaku hari itu menjadi hari tersedih dalam kariernya.

Sebagai kapten, Messi berpesan agar tim tetap bersatu. Ia meminta dukungan untuk para pemain muda Argentina. Messi menegaskan kekuatan kelompok menjadi kunci meraih prestasi besar.

Messi menutup pidatonya dengan pesan cinta untuk seluruh rakyat Argentina. Ia mengaku akan merindukan momen membela warna kebanggaan negaranya. Messi bersyukur telah mewujudkan mimpi menjadi juara dunia bersama Argentina.

Submit Comment