Lionel Messi resmi pensiun dari timnas Argentina. Laga terakhirnya berlangsung melawan Benin di Monumental. Argentina menang 3-0 pada pertandingan itu.
Messi tampil untuk ke-208 kalinya bersama Albiceleste. Ia mencetak satu gol penalti dan dua assist. Usianya kini 39 tahun setelah 21 tahun membela timnas.
Federasi Sepak Bola Swiss tarik dukungan untuk Gianni Infantino di pemilihan presiden FIFA. Keputusan ini memperkuat posisi UEFA cari kandidat alternatif.
Read MoreVélodrome tidak penuh saat Le Classique OM vs PSG. Kehadiran turun sekitar 3 persen sejak awal musim Ligue 1 2026/2027.
Read MoreSelama karier internasionalnya, Messi mencetak 126 gol. Ia meraih dua Copa America dan satu Piala Dunia 2022. Kepergiannya meninggalkan dampak ekonomi besar bagi sepak bola Argentina.
Laga perpisahan melawan Benin terjual habis. 85 ribu tiket ludes meski harga mencapai 480 ribu peso. Forbes Argentina memperkirakan laga itu menghasilkan 13 juta dolar dari tiket saja.
Siaran Telefe mencatat rating puncak 36 poin. Lebih dari 2,59 juta orang menonton laga itu di televisi gratis. Pertandingan tanpa tekanan kompetitif berubah jadi peristiwa ekonomi dan media.
AFA Terancam Kehilangan Pemasukan
AFA kini memiliki lebih dari 100 sponsor. Pada 2017, hanya enam merek terafiliasi dengan timnas. The Times menyebut ada 120 sponsor dengan pendapatan sekitar 150 juta dolar.
iProfesional menyebut iklan dan pemasaran menyumbang lebih dari 50 persen pendapatan AFA. Leandro Petersen mengakui Messi adalah akselerator luar biasa bagi merek AFA. Tanpanya, AFA harus mempertahankan daya tarik komersial itu.
Diffuser Argentina kehilangan magnet penonton. Sponsor harus terus membayar untuk eksposur tanpa wajah utama di lapangan. Tiket, merchandise, jersey, dan hak komersial berpotensi terdampak.
Inter Miami menjadi contoh dampak Messi. Nilai klub naik dari 585 juta dolar pada 2022 menjadi 1,45 miliar dolar pada 2026. Pendapatannya mencapai sekitar 200 juta dolar pada periode terakhir.
AFA masih punya modal finansial besar. Sejak 2019, AFA mengumpulkan sekitar 121 juta dolar hanya dari bonus kompetisi. Itu termasuk 52 juta dolar dari gelar Piala Dunia 2022 dan 16 juta dari Copa America 2024.
Tantangannya adalah mempertahankan kekuatan komersial tanpa Messi. AFA punya lebih dari 100 mitra dan jaringan internasional. Mereka harus meyakinkan sponsor dan pasar bahwa Albiceleste tetap menarik.
Kehilangan ini tidak akan terasa langsung dalam satu pembayaran. Dampaknya muncul perlahan lewat kontrak baru dan kompetisi mendatang. Nilai sebenarnya akan terlihat dalam beberapa tahun ke depan.
Allez Paris
Submit Comment