Momo Sanhadji, mantan kepala keamanan Timnas Prancis, diperiksa atas dugaan korupsi dan pencucian uang. Ia disebut menyalahgunakan jaringan luasnya di sepak bola Prancis. Sejumlah bintang seperti Kylian Mbappe dan Franck Ribery turut disebut dalam penyelidikan.
Penyelidikan mengungkap aliran dana lebih dari 300 ribu euro kepada Sanhadji. Dana itu diterima dari sejumlah pemain internasional Prancis antara 2020 dan 2024. Selain uang, ia juga diduga menerima perjalanan, hadiah, dan berbagai pengeluaran lain.
PSG mengonfirmasi Senny Mayulu cedera otot paha kiri. Gelandang muda itu absen beberapa pekan usai membela Timnas Prancis U-21.
Read MoreDembélé dan Upamecano bersepeda di Paris saat libur timnas Prancis. Insiden kecil nyaris terjadi ketika Dembélé menjatuhkan tas.
Read MoreSanhadji telah menjalani pemeriksaan dan ditetapkan sebagai tersangka. Ia menghadapi tuduhan korupsi, trafik pengaruh, penipuan, dan pencucian uang. Ia tetap dianggap tidak bersalah sampai ada putusan pengadilan.
Kasus ini mencuat setelah penyelidikan media L'Equipe. Polisi mendalami hubungan Sanhadji dengan sejumlah tokoh sepak bola. Penyidik juga melakukan penggeledahan di beberapa lokasi terkait.
Aliran Dana ke Sanhadji
Sanhadji diduga meminta bantuan finansial kepada sekitar 15 pemain atau mantan pemain. Ia beralasan mengalami kesulitan keuangan. Sebagian pemain merasa hanya mereka satu-satunya dimintai bantuan.
Kylian Mbappe melalui ibunya, Fayza Lamari, disebut memberikan 120 ribu euro. Raphael Varane, Sabri Lamouchi, dan Laurent Blanc masing-masing disebut menyetor 20 ribu euro. Yann M'Vila memberi 15 ribu euro dan Matteo Guendouzi 7.500 euro.
Fayza Lamari juga disebut membayar sekitar 7.000 euro untuk biaya perawatan gigi Sanhadji. Total dana pinjaman yang terhimpun mencapai sekitar 215 ribu euro. Angka-angka ini masih dalam proses penyelidikan.
Selain uang, penyidik menelusuri sejumlah fasilitas lain. Franck Ribery disebut memberikan liburan ke Sisilia senilai 6.000 euro. Fasilitas itu diduga terkait bantuan Sanhadji mengurus dokumen di Aljazair.
Penyelidikan dan Penggeledahan
Sejumlah nama lain juga disebut dimintai bantuan. Mereka antara lain Djibril Sidibe, Nabil Fekir, Moussa Sissoko, dan Bacary Sagna. Hugo Lloris, Patrick Vieira, Willy Sagnol, serta Nicolas Anelka juga masuk dalam daftar yang disebut.
Penyidik menyoroti perjalanan pribadi Mbappe dan Fayza Lamari ke Kamerun pada musim panas 2023. Sanhadji ikut dalam rombongan itu. Kehadirannya di luar tugas resmi menimbulkan pertanyaan di kepolisian.
Penggeledahan dilakukan di Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) dan rumah Fayza Lamari. Sanhadji dikenai kontrol yudisial dengan larangan mendekati lingkungan sepak bola. Ia juga diwajibkan membayar jaminan 80 ribu euro.
Kasus ini masih dalam proses hukum dan penyelidikan berlanjut. Semua jumlah, keadaan, dan kemungkinan imbalan masih harus dibuktikan secara hukum. Sanhadji tetap menikmati asas praduga tak bersalah pada tahap ini.
Allez Paris
Submit Comment