|

Kylian Mbappe Akui Nyaris Gabung Liverpool di 2017

Kylian Mbappe saat membela Monaco dan Jurgen Klopp manajer Liverpool pada 2017

Kylian Mbappe saat membela Monaco dan Jurgen Klopp manajer Liverpool pada 2017

Kylian Mbappe mengaku hampir bergabung dengan Liverpool pada 2017. Penyerang Real Madrid itu mengungkap proses negosiasi berlangsung serius. Ia saat itu masih membela AS Monaco.

Liverpool menjadi salah satu klub peminat Mbappe. Jurgen Klopp menjadi daya tarik utama bagi keluarganya. Ibunya, Fayza Lamari, aktif menjajaki kemungkinan pindah ke Merseyside.

ALSO READ

PSG fokus perpanjang kontrak Kvaratskhelia dan Doué. Dua pemain ofensif ini jadi prioritas utama setelah jendela transfer ditutup.

Read More

Vinicius Junior terancam kehilangan posisi di Real Madrid setelah performa menurun. Yan Diomande siap merebut tempat di sayap kiri.

Read More

Mbappe berusia 18 tahun saat itu. Ia sudah menjadi talenta paling diburu di Eropa. Monaco melaju ke semifinal Liga Champions 2016/2017.

Liverpool serius mendekati Mbappe. Negosiasi berlangsung di pesawat pribadi. Langkah itu diambil untuk menjaga kerahasiaan pertemuan mereka.

Ibu Mbappe Jatuh Cinta pada Anfield

Kylian Mbappe saat membela Monaco dan Jurgen Klopp manajer Liverpool pada 2017

"Saat itu saya bermain di Monaco. Saya harus mengambil keputusan dan ya, saya hampir ke Liverpool," ujar Mbappe kepada The Athletic. Ia menyebut ibunya penggemar berat Jurgen Klopp.

Ibunya menempuh langkah jauh lebih serius. Ia mendatangi Liverpool untuk tahap awal negosiasi. Ia mengunjungi kota, stadion, dan bertemu banyak orang di klub.

Fayza Lamari menyebut Liverpool sebagai klub keluarga. Ia jatuh cinta pada Anfield. Ia menonton beberapa pertandingan sendirian untuk merasakan atmosfer stadion.

Ibunya membayangkan Mbappe bermain di stadion itu. Ia terus membujuk putranya sepanjang proses. Namun Mbappe punya pertimbangan lain.

Mbappe Pilih PSG karena Paris Kota Kelahiran

Mbappe mengaku tidak mendengarkan bujukan ibunya. Ia ingin bermain di kota kelahirannya, Paris. Ia tidak ingin meninggalkan Prancis sebelum menjadi bintang.

"Pada akhirnya, saya mengambil keputusan untuk pergi ke PSG karena bagi saya, lahir dan besar di Paris, tidak ada perasaan lebih baik daripada menunjukkan saya bisa menjadi bintang di kampung halaman," ujar Mbappe.

Keputusan itu mengubah sejarah PSG. Mbappe mencetak 256 gol dalam 308 penampilan. Ia kemudian bergabung dengan Real Madrid pada 2024.

Liverpool bergerak ke jalur lain pada musim panas 2017. Mereka merekrut Mohamed Salah dari Roma. Salah melengkapi lini serang bersama Sadio Mane dan Roberto Firmino.

Lini serang itu menjadi salah satu unit terbaik Eropa. Liverpool mencapai final Liga Champions beruntun. Mereka juara pada 2019 dan mengakhiri penantian 30 tahun gelar liga pada 2020.

Submit Comment