Lamine Yamal menegaskan ambisinya memenangkan Ballon d'Or. Pemain Barcelona itu menilai kemampuan menghibur penonton layak diperhitungkan. Ia menilai faktor itu sejajar dengan gol, assist, dan trofi.
Yamal menjadi salah satu figur menonjol bagi klub dan negaranya tahun ini. Ia tidak menyembunyikan keyakinan bahwa dirinya layak dipertimbangkan serius. Trofi individu terbesar sepak bola itu menjadi targetnya.
Fabian Ruiz mengaku bermimpi meraih Ballon d'Or dan membawa PSG juara Liga Champions ketiga beruntun. Ia merasa di puncak karier bersama Luis Enrique.
Read MoreReal Madrid menelan kekalahan 0-1 dari Real Betis. Troy Parrott mencetak gol tunggal, sementara Kylian Mbappe gagal penalti di akhir laga.
Read MoreSebelumnya Yamal menunjuk kesuksesan kolektif Barcelona dan Spanyol. Kali ini ia lebih menekankan gaya bermain individunya. Ia menilai gaya itu membedakannya dari pesaing lain.
Yamal menilai performanya memberi fondasi kuat dalam perburuan Ballon d'Or. Ia menyebut tahun berjalan sukses bersama kedua tim. Ia pun mengakui ada trofi besar belum diraih.
Yamal Soroti Kesuksesan Barcelona dan Spanyol
"Saya orang dengan peluang terbaik," ujar Lamine Yamal. Ia menilai Barcelona dan timnas Spanyol melewati tahun sangat baik. Namun ia mengakui satu trofi masih hilang dari musim mereka.
"Satu-satunya hal hilang adalah Liga Champions," ujarnya. Ketiadaan trofi itu tetap menjadi bagian debat soal musim Barcelona. Yamal menilai kehebatan individu tidak hanya diukur dari jumlah trofi.
Argumen terkuat Yamal terletak pada cara bermainnya. Pemain muda Barcelona itu menilai nilai hiburan sepak bolanya patut dipertimbangkan. Para pemilih Ballon d'Or dinilai perlu melihat aspek itu.
"Sedikit pemain bermain seperti saya dan menghibur penonton sebanyak yang saya lakukan, dan itu harus diperhitungkan untuk memenangkan Ballon d'Or," kata Yamal. Ia menyampaikan pandangan itu dengan percaya diri.
Yamal Tetap Terbuka Soal Ambisinya
Yamal sedang menikmati performa apik. Ia tidak pernah tampak tertarik menyembunyikan ambisinya. Ia terbuka soal keinginan memenangkan penghargaan individu.
Keterbukaan Yamal mengundang kritik. Terutama saat ia berbicara terbuka soal keinginan memenangkan Ballon d'Or. Ia memahami reaksi tersebut.
Yamal tidak berniat mengubah cara ia mengekspresikan diri. "Orang-orang meminta saya jujur, lalu saat saya mengatakan pendapat, mereka bertanya kenapa saya mengatakan itu," ujarnya. Ia menegaskan sikap itu bagian dari dirinya.
"Itu memang saya, dan saya akan terus seperti itu sampai pensiun," tutup Yamal. Ia tetap percaya diri dengan gaya bermain dan ambisinya. Pernyataan itu dikutip dari SPORT.
Allez Paris
Submit Comment