|

Mika Godts Buka Suara soal Adaptasi di PSG dan Timnas Belgia

Mika Godts pemain sayap PSG saat membela Timnas Belgia di laga Liga Nations

Mika Godts pemain sayap PSG saat membela Timnas Belgia di laga Liga Nations

Mika Godts akhirnya buka suara soal adaptasi di PSG dan perjalanan kariernya bersama Timnas Belgia. Pemain 21 tahun itu berbicara kepada La Dernière Heure pada Senin (28/9/2026). Ia membahas awal kariernya di Paris setelah transfer dari Ajax Amsterdam.

Godts bergabung dengan PSG pada musim panas 2026 dengan nilai transfer 55 juta euro termasuk bonus. Ia direkrut untuk menggantikan Bradley Barcola, pemain pindah ke Liverpool. PSG juga ingin menambah kompetisi di sisi kiri dengan Khvicha Kvaratskhelia.

ALSO READ

Bixente Lizarazu tidak khawatir dengan start buruk PSG di Ligue 1. Ia percaya Luis Enrique mampu membangkitkan tim dan membuat lawan ketakutan.

Read More

PSG resmi memperpanjang kontrak Luis Enrique hingga 2030. Gaji pelatih Spanyol itu diperkirakan mencapai 20 juta euro per musim.

Read More

Sejauh ini Godts belum menjadi starter di PSG. Ia mencatat enam penampilan sebagai pengganti dan mencetak satu gol. Media Prancis menilai langkah awalnya di Paris masih timbul dan butuh waktu adaptasi.

Godts mengaku tidak merasakan tekanan meski belum menjadi pilihan utama. Ia menegaskan pelatih dan klub memberi waktu untuk beradaptasi. Pemain asal Leuven itu yakin levelnya akan meningkat seiring waktu.

Kekecewaan Gagal ke Piala Dunia 2026

Mika Godts pemain sayap PSG saat membela Timnas Belgia di laga Liga Nations

Godts mengaku sangat kecewa gagal masuk skuad Belgia untuk Piala Dunia 2026. Ia menyebut pengalaman itu membuatnya semakin lapar untuk tampil di turnamen besar. Menurutnya, Belgia tetap tampil baik tanpa dirinya.

Namun, pergantian pelatih dari Rudi Garcia ke Mark van Bommel membuka jalan kembalinya Godts ke timnas. Pada jeda internasional pertama musim ini, ia langsung dipercaya tampil. Godts menjadi starter saat Belgia menghadapi Italia di Liga Nations.

Godts tampil impresif dengan mencetak satu gol dalam kemenangan 2-0 atas Italia. Ia mengenakan nomor punggung 10 pada laga keduanya bersama Belgia. Nomor itu diberikan pelatih, bukan pilihannya sendiri.

Godts mengaku siap bersaing dengan Jérémy Doku di posisi sayap kiri Belgia. Ia menilai persaingan ketat adalah hal normal di sepak bola level atas. Bermain di klub besar seperti PSG membantunya melewati tahap itu.

Percaya Diri Meski Belum Starter

"J'ai le temps, j'ai le temps. Le coach et le club croient en moi. Ils m'ont acheté, donc c'est normal," ujar Godts. Ia menegaskan dirinya tetap tenang dan berusaha tampil maksimal. Rekan setim banyak membantu proses adaptasinya di Paris.

Godts menyebut Luis Enrique memintanya meningkatkan kerja sama pertahanan. Ia mengaku belajar banyak soal aspek defensif sejak bergabung. Hal itu dinilai penting dalam skema permainan pelatih asal Spanyol tersebut.

Saat ditanya pemain PSG paling mengesankan, Godts menyebut seluruh skuad. Ia kagum melihat pemain bintang saling bekerja untuk tim. Menurutnya, kekuatan kolektif menjadi ciri khas PSG saat ini.

Godts juga mengaku nyaman tinggal di Paris dan menikmati kehidupan barunya. Ia menyebut istrinya sedang hamil dan mereka sangat bahagia. Kabar baik itu menambah semangatnya tampil bersama Belgia dan PSG.

Submit Comment